Showing posts with label Guide me ALLAH. Show all posts
Showing posts with label Guide me ALLAH. Show all posts

Wednesday, January 1, 2014

Need to fight!!!

I have been lonely long enough!!! Its time to start..sharing some of the best speeches eva



Guide me LORD...


Stop Pretending...


Wednesday, July 10, 2013

Apa itu hidup???

Setelah puluhan tahun mencari baru kini ku temui...kerna terlalu excited ingin lakukan semua yang ku impikan selama ini...tak sempat nak update blog nih..sowi sume ya...

Tapi kini dah belajar slow down...Shukran Allah kerna kini ku tahu apa perlu dilakukan...Bimbinglah aku agar istiqamah dalam melakukannye...ameennn =)


XoXXOO
(",)

Tuesday, April 16, 2013

The hole in me...

The video speaks for itself...I used to have such a big hole...its was a black hole actually... coz the more Dunya I feed in, the bigger and hungrier it gets...Alhamdulillah after finding my way to you Ya Rabb, the hole is shrinking...I pray the day will come when it is filled entirely only for the seeking of your pleasure...guide me Ya Rabb...

Tuesday, January 29, 2013

Aku malu padaMU...

Kali pertama aku mendengar usrahnye di Malaysia.

Dikala itu, going to usrah was just part of my MUST go classes...kerna aku mencari...aku mencari apa yang perlu aku lakukan dengan hidupku...pun begitu, kerna mengerti kelemahan aku...aku akan pergi setiap 2 bulan...other times (if i do manage my time well) aku akan watch online...thanks to my sistos yang tek pernah jemu menghantar email dan links kepadaku...

Setiap kali aku mendengar khutbahnya aku pasti menitiskan airmata...acapkali aku yakin dia berkata2 tentang diriku...dia tahu segala kesilapanku yang tidak pernah aku kongsikan dengan sesiapa melainkan Allah...

Begitu juga dikali ini...maka ingin aku kongsikan video ini dengan semua...


Moga Allah memberkatinya atas segala ilmu dan peringatan yang dikongsikan ini. Moga Allah terus membimbing kita ke jalan yang diredhainya...Ameen

Monday, October 22, 2012

Terkenal di Langit : Kewafatan Beliau...


Sambungan dari "Wali Allah"...

Beberapa waktu kemudian, tersiar khabar Uwais al-Qarni telah pulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan tiba-tiba sudah banyak orang yang berebut untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafan, di sana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafankannya.


Demikian juga ketika orang pergi hendak menggali kuburnya. Di sana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke perkuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya.


Syeikh Abdullah bin Salamah menjelaskan,

"Ketika aku ikut menguruskan jenazahnya hingga aku pulang daripada menghantarkan jenazahnya, lalu aku ingin untuk kembali ke kubur tersebut untuk memberi tanda pada kuburnya, akan tetapi sudah tak terlihat ada bekas di kuburnya."
(Syeikh Abdullah bin Salamah adalah orang yang pernah ikut berperang bersama Uwais al-Qarni pada masa pemerintahan sayyidina Umar R.A.)

Pemergian Uwais al-Qarni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat menghairankan. Sedemikian banyaknya orang yang tidak kenal datang untuk mengurus jenazah dan pengebumiannya, padahal Uwais adalah seorang fakir yang tidak dihiraukan orang.

Sejak dia dimandikan hingga jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu. Penduduk kota Yaman tercengang.

Mereka saling bertanya-tanya "Siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais al-Qarni? Bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir yang tidak memiliki apa-apa? Kerjanya hanyalah sebagai penggembala?"

"Namun, ketika hari wafatmu, engkau telah menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenali. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya."

Agaknya mereka adalah para malaikat yang diturunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya siapa Uwais al-Qarni.

"Dialah Uwais al-Qarni, tidak terkenal di bumi tapi sangat terkenal di langit."



Terkenal di Langit : Wali Allah...


Sambungan dari "Biarlah hamba Fakir"...

Namun, ada seorang lelaki pernah bertemu dan dibantu oleh Uwais. Ketika itu kami berada di atas kapal menuju ke tanah Arab bersama para pedagang. Tanpa disangka-sangka angin taufan berhembus dengan kencang.

Akibatnya, hempasan ombak menghentam kapal kami sehingga air laut masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal semakin berat. Pada saat itu, kami melihat seorang laki-laki yang mengenakan selimut berbulu di pojok kapal yang kami tumpangi, lalu kami memanggilnya. Lelaki itu keluar daripada kapal dan melakukan solat di atas air. Betapa terkejutnya kami melihat kejadian itu.

"Wahai waliyullah, tolonglah kami!" Namun, lelaki itu tidak menoleh. Lalu kami berseru lagi,

"Demi Zat yang telah memberimu kekuatan beribadah, tolonglah kami!"

Lelaki itu menoleh kepada kami dan berkata,"Apa yang terjadi?"

"Tidakkah engkau melihat bahawa kapal dihembus angin dan dihentam ombak?" Tanya kami.

"Dekatkanlah diri kalian pada Allah!" Katanya.

"Kami telah melakukannya."

"Keluarlah kalian daripada kapal dengan membaca Bismillahirrahmaanirrahiim!"

Kami pun keluar daripada kapal satu persatu dan berkumpul. Pada saat itu jumlah kami lima ratus lebih. Sungguh ajaib, kami semua tidak tenggelam, sedangkan perahu kami serta isinya tenggelam ke dasar laut.

Lalu orang itu berkata pada kami,

"Tidak apalah harta kalian menjadi korban, asalkan kalian semua selamat."

"Demi Allah, kami ingin tahu, siapakah nama Tuan?" Tanya kami.

"Uwais al-Qorni." Jawabnya dengan singkat.

Kemudian kami berkata lagi kepadanya,

"Sesungguhnya harta yang ada di kapal tersebut adalah milik orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir."

"Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah kalian akan membahagi-bahagikannya kepada orang-orang fakir di Madinah?" Tanyanya.

"Ya!" Jawab kami.

Orang itu pun melaksanakan solat dua rakaat di atas air, lalu berdoa. Setelah Uwais al-Qarni mengucap salam, tiba-tiba kapal itu muncul ke permukaan air, lalu kami menumpanginya dan meneruskan perjalanan. Setibanya di Madinah, kami membahagi-bahagikan seluruh harta kepada orang-orang fakir di Madinah, tiada satu pun yang tertinggal...

Terkenal di Langit: Biarlah Hamba Fakir...


Ini adalah sambungan dari Kecintaannya kepada Rasulullah SAW...

Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda Nabi S.A.W tentang Uwais al-Qarni, sang penghuni langit. Beliau segera mengingatkan kepada sayyidina Ali K.W untuk mencarinya bersama.Sejak itu, setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, mereka berdua selalu bertanya tentang Uwais al-Qarni, apakah ia turut bersama mereka. Di antara kafilah-kafilah itu ada yang merasa hairan, apakah sebenarnya yang terjadi sampai ia dicari oleh beliau berdua.

Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka. Suatu ketika, Uwais al-Qarni turut bersama rombongan kafilah menuju kota Madinah.Melihat ada rombongan kafilah yang datang dari Yaman, segera khalifah Umar R.A dan sayyidina Ali K.W mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais turut bersama mereka.

Rombongan itu mengatakan bahawa ia ada bersama mereka dan sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawapan itu, beliau berdua bergegas pergi menemui Uwais al-Qarni.

Sesampainya di khemah tempat Uwais berada, Khalifah Umar R.A dan sayyidina Ali K.W memberi salam. Namun rupanya Uwais sedang melaksanakan solat. Setelah mengakhiri solatnya, Uwais menjawab salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman.

Sewaktu berjabat tangan, Khalifah Umar segera membalikkan tangan Uwais, untuk
membuktikan kebenaran tanda putih yang berada di telapak tangan Uwais, sebagaimana pernah disabdakan oleh baginda Nabi S.A.W.Memang benar! Dia penghuni langit.

 Dan ditanya Uwais oleh kedua  tamu tersebut, "Siapakah nama saudara?"

"Abdullah." Jawab Uwais.

Mendengar jawapan itu, kedua sahabat pun tertawa dan mengatakan, "Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah.
Tapi siapakah namamu yang sebenarnya?" Uwais kemudian berkata "Nama saya Uwais al-Qarni."

Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais telah meninggal dunia.Itulah sebabnya, dia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu.

Akhirnya, Khalifah Umar dan sayyidina Ali K.W. memohon agar Uwais berkenan mendoakan untuk mereka.Uwais enggan dan dia berkata kepada khalifah, "Sayalah yang harus meminta doa daripada kalian”.

 Mendengar perkataan Uwais, Khalifah berkata, "Kami datang ke sini untuk mohon doa dan istighfar daripada anda."

Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais al-Qarni akhirnya mengangkat kedua tangannya, berdoa dan membacakan istighfar.

Setelah itu Khalifah Umar R.A berjanji untuk menyumbangkan wang negara daripada Baitulmal kepada Uwais, untuk jaminan hidupnya. Segera sahaja Uwais menolak dengan halus dengan berkata, "Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi."

Setelah kejadian itu, nama Uwais kembali tenggelam dan tidak terdengar beritanya...

Terkenal di Langit : Kecintaannya pada Rasulullah SAW

Andai ingin mengenali sifat2 beliau...sila baca entry  Siapakah beliau?? ya 


Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk bertemu dengan sang kekasih. Namun apakan daya, dia tidak punya bekal yang cukup untuk ke Madinah. Lebih dia beratkan adalah ibunya yang sedang sakit dan perlu dirawat. Siapa yang akan merawat ibunya sepanjang ketiadaannya nanti?

Diceritakan ketika terjadi perang Uhud Rasulullah S.A.W mendapat cedera dan giginya patah kerana dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Khabar ini sampai ke pengetahuan Uwais.Dia segera memukul giginya dengan batu hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada Rasulullah, sekalipun ia belum pernah melihatnya.

Hari berganti dan musim berlalu, dan kerinduan yang tidak terbendung dan hasrat untuk bertemu tidak dapat dipendam lagi. 

Uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati, "Bilakah ia dapat menziarahi Nabinya dan memandang wajah beliau dengan dekat?"

Bukankah dia mempunyai ibu yang sangat memerlukan perhatian daripadanya dan tidak sanggup meninggalkan ibunya sendiri. Hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa Rasulullah.

Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya. Dia meluahkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan untuk pergi menziarahi Nabi S.A.W di Madinah. Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa terharu ketika mendengar permohonan anaknya.

 Beliau amat faham hati nurani anaknya,  Uwais dan berkata,"Pergilah wahai anakku! Temuilah Nabi di rumahnya. Apabila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang."

Dengan rasa gembira dia berkemas untuk berangkat. Dia tidak lupa untuk menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama mana dia pergi.Sesudah siap segala persediaan, Uwais mencium sang ibu. Maka berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak lebih kurang empat ratus kilometer dari Yaman.

Medan yang begitu panas dilaluinya. Dia tidak peduli penyamun gurun pasir, bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari. Semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi S.A.W yang selama ini dirinduinya.

Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi S.A.W, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah sayyidatina 'Aisyah R.A sambil menjawab salam Uwais.
Segera sahaja Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata baginda tidak berada di rumah melainkan berada di medan perang. Betapa kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tidak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi S.A.W dari medan perang.

Bilakah beliau pulang? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman.

"Engkau harus lekas pulang."

Atas ketaatan kepada ibunya, pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemahuannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi S.A.W.Dia akhirnya dengan terpaksa memohon untuk pulang semula kepada sayyidatina 'Aisyah R.A ke negerinya. Dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi S.A.W dan melangkah pulang dengan hati yang pilu.

Sepulangnya dari medan perang, Nabi S.A.W langsung menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Nabi Muhammad S.A.W menjelaskan bahawa Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah penghuni langit dan sangat terkenal di langit.

Mendengar perkataan baginda Rasulullah S.A.W, sayyidatina 'Aisyah R.A dan para sahabatnya terpegun.
Menurut sayyidatina 'Aisyah R.A memang benar ada yang mencari Nabi S.A.W dan segera pulang kembali ke Yaman, kerana ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama.

Rasulullah S.A.W bersabda: "Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qarni), perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya."

Sesudah itu Rasulullah S.A.W, memandang kepada sayyidina Ali K.W dan sayyidina Umar R.A dan bersabda:"Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah doa dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni bumi."

Tahun terus berjalan, dan tidak lama kemudian Nabi S.A.W wafat, hinggalah sampai waktu khalifah Sayyidina Abu Bakar as-Shiddiq R.A telah digantikan dengan Khalifah Umar R.A.

Terkenal di Langit : Siapakah Beliau??


Kisah Wali ALLAH ini ingin ku kongsi sebagai pedoman untuk diri ini juga...Its a bit long...tapi yakinlah...ITS WORTH IT....credit goes to Mencari Damai 

Pada zaman Nabi Muhammad S.A.W, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan.Kulitnya kemerah-merahan. Dagunya menempel di dada kerana selalu melihat pada tempat sujudnya. Tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya.

Ahli membaca al-Quran dan selalu menangis, pakaiannya hanya dua helai dan sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya digunakannya sebagai selendang. Tiada orang yang menghiraukan, tidak terkenal dalam kalangan manusia,namun sangat terkenal di antara penduduk langit.

Tatkala datangnya hari Kiamat, dan tatkala semua ahli ibadah diseru untuk memasuki Syurga, dia justeru dipanggil agar berhenti dahulu seketika dan disuruh memberi syafa'atnya.Ternyata Allah memberi izin padanya untuk memberi syafa'at bagi sejumlah bilangan qabilah Robi'ah dan qabilah Mudhor, semua dimasukkan ke Syurga dan tiada seorang pun ketinggalan dengan izin-Nya.Dia adalah 'Uwais al-Qarni' siapalah dia pada mata manusia...

Tidak banyak yang mengenalnya, apatah lagi mengambil tahu akan hidupnya. Banyak suara-suara yang mentertawakan dirinya, mengolok-olok dan mempermainkan hatinya.Tidak kurang juga yang menuduhnya sebagai seorang yang membujuk, seorang pencuri serta berbagai macam umpatan demi umpatan, celaan demi celaan daripada manusia.

Suatu ketika, seorang fuqoha' negeri Kuffah, datang dan ingin duduk bersamanya. Orang itu memberinya dua helai pakaian sebagai hadiah. Namun, hadiah pakaian tadi tidak diterima lalu dikembalikan semula kepadanya. Uwais berkata:"Aku khuatir, nanti orang akan menuduh aku, dari mana aku mendapatkan pakaian itu? Kalau tidak daripada membujuk pasti daripada mencuri."

Uwais telah lama menjadi yatim. Beliau tidak mempunyai sanak saudara, kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh tubuh badannya. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa.Bagi menampung kehidupannya sehari-hari, Uwais bekerja sebagai pengembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup-cukup untuk menampung keperluan hariannya bersama ibunya. Apabila ada wang berlebihan, Uwais menggunakannya bagi membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan.Kesibukannya sebagai pengembala dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak mempengaruhi kegigihan ibadahnya. Dia tetap melakukan puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya.

Uwais al-Qarni telah memeluk Islam ketika seruan Nabi Muhammad S.A.W tiba ke negeri Yaman. Seruan Rasulullah telah mengetuk pintu hati mereka untuk menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya.Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur. Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya menarik hati Uwais. Apabila seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera memeluknya, kerana selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya kebenaran. 

Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad S.A.W secara langsung. Sekembalinya di Yaman, mereka memperbaharui rumah tangga mereka dengan cara kehidupan Islam.Alangkah sedihnya hati Uwais apabila melihat setiap tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka itu telah bertamu dan bertemu dengan kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang dia sendiri belum berkesempatan.



Monday, August 6, 2012

Satu langkah saja lagi....


Inspirasi ku kali ini adalah Dato Lee Chong Wei…melihat kesungguhan beliau berjuang di separuh akhir dan akhir men single Olympics betul2 membakar semangat juangku. Siapa yang tak tengok kedua2 game tue amatlah digalakkan to check it out di YouTube ye…These videos will definitely be added into my inspirational movies and video drive (“,).

He made it possible for Malaysia to walk away with a silver medal in Olympics…clearing the path and inspiring other Malaysian warriors to bring us further and higher Insha ALLAH. LCW was very focused and he was giving his best to the very essence of what makes the winner…each serve, each score, each shuttlecock….

That inspired me to continue fighting for what I want. That inspired me to not give up just yet. That inspired me to keep moving forward…it doesn’t matter if you can’t do big step. It doesn’t matter if you don’t have the ability or the resource to go further or jump higher….do one step at a time. But make sure at each step you gave your best…FYI it doesn’t matter if YOUR BEST is not at par with anyone else…coz true nobility is not about being better than anyone else. It’s about being better than you used to be…coz YOU are your toughest competitor, YOU are your highest benchmark to reach. Change is a very powerful element of life…

Ini adalah kehidupanmu...dugaan yang kau lalui di dalam kehidupanmu adalah beban yang perlu kau bawa selagi ALLAH menetapkan ianya sebegitu. Jika kau perlu menangis…menangislah. Jika kau perlu mengeluh…mengeluhlah. Jika kau perlu meluahkan rasa kecewa, hampa, geram…maka luahkan segalanya…tetapi after all is said and done, kau masih perlu membawa bebanan itu.


Paksa dirimu melangkah ke hadapan…langah pertama adalah yang paling sukar…jika kau tiada petunjuk dan kekuatan pohonlah dari ALLAH. Insha ALLAH, kau akan dibantuNYA…lama-kelamaan langkahmu semakin jauh ke hadapan. Langkahmu semakin laju  tanpa kau sedari bebanmu makin berkurang dan kini kau sedang berlari…Di kala itu kau menyedari yang menjadi beban adalah pemikiranmu bukan dugaan yang kau hadapi…Dikala itu kau menyedari bila ALLAH bersamamu tiada apa yang mustahil. Dikala itu kau menyedari bila kau sujud dan memohon pada ALLAH…ALLAH hanya ALLAH yang akan dan mampu mengurangkan beban mu itu. Ingatlah teman…

This cycle will repeat. Dan setiap kali kau berjaya mengharungi cabaran dihadapanmu, bersedialah untuk cabaran yang lebih besar…coz what doesn’t challenge you, will never change you. Courage is the discovery that you may not win, but still trying though you know you can lose. True courage and strength can’t be measured through victories and medals. But through the struggles you overcome. The strongest people aren’t always winners, but the people who don’t give up even when they lose. 

Tetapi andai kau duduk disitu menanti keajaiban dari ALLAH tanpa usaha mahupun doa, tiada apa yang akan kau kecapi melainkan lebih banyak kegagalan dan kemurungan…coz he who loses money loses much. He who loses friend loses more…but he who loses faith…loses all. 

Hidup ini ada pahit dan manisnya. Kalau semuanya manis, kita akan jadi manusia yang tidak bersyukur. Kalau semuanya pahit kita akan jadi manusia yang mudah putus asa. Kerana itu hidup ini ALLAH imbangi antara pahit dan manis, supaya ianya membuat kita berfikir akan kebesaranNYA. 

Miracles do happen but only with faith…only with ALLAH…

XoXXOOx



Thursday, July 19, 2012

Perjalanan ke Padang Mashyar...


That’s my conclusion of life. Sebagai  Muslim, kita tahu ajal hanyalah permulaan hisab kita sementara menantikan padang Mashyar dan titian sirat. Baik atau buruk, salah atau betul kita semua sedang menempuh perjalanan menuju ke padang Mashyar. Jadi yang demikian, apa sahaja yang kita lalui didunia adalah ujian dari ALLAH untuk persiapkan pertemuan kita denganNYA kelak.

Adakalanya kita diuji dengan nikmat dan adakalanya dengan keperitan. Pun begitu kita perlu meneruskan perjalanan ini. Itulah ketetapan ALLAH ke atas kita. Jadi kita tidak boleh berputus asa atau mengalah dalam meneruskan kehidupan ini. Kegagalan sebenar adalah ketika kita menerima buku amalan kita dengan tangan kiri di padang mashyar nanti.

Apa yang indah mengenai perjalanan ini ialah kita akan bertemu dan beriringan dengan musafir2 lain. Dengan izin ALLAH, mereka ini akan mengambil liku-liku yang sama dengan kita, pun begitu cabaran dan dugaan setiap kita tetap berbeda. Ada yang kekal bersama hingga ke akhir, tetapi ada juga sekadar teman seketika kerana masing2 punya perjalanan sendiri untuk ditempuh. Pertemuan yang singkat bertujuan untuk memberi pengajaran dan iktibar kepada kita dalam menempuh perjalanan ini.

Jadi yang demikian, bilamana kita sedang diduga ALLAH dengan beban yang begitu berat, janganlah kita mengalah. Andai  keletihan, berehatlah. Pohonlah kekuatan dari ALLAH untuk meneruskan perjalananmu. Pasti ada sesuatu yang ALLAH mengingini kau belajar, that’s why you’re going through something right now.

Boleh jadi kita sedang melalui jalan yang salah, dan ALLAH ingin menunjukkan jalan yang betul. Boleh jadi ALLAH sedang persiapkan kita untuk menghadapi liku2 yang lebih mencabar. Boleh jadi ALLAH ingin menganugerahkan kita kekuatan dan kebijaksanaan untuk memudahkan perjalanan kita. Kadanglaka kita perlu belajar menghargai sebelum ALLAH menganugerahi kita dengan kebahagiaan supaya ianya berkekalan.

Jadi bila diduga, janganlah cepat mengeluh dan mengalah. Sesukar mana pun teruskan juga perjalananmu. Sekecil mana pun langkahmu teruskan juga. Kerana tanpa kau sedar,  langkah2 kecil itu akan membawa kau jauh ke hadapan. Yakinlah, segala yang kau lalui hari ini akan membentuk dirimu yang lebih matang and worthy of HIS blessings di esok hari. Kerana itulah perjalanan hidupmu disulam indah dengan kebahagiaan dan keperitan.

Berbahagialah mereka yang mampu melihat segala yang dikehendaki ALLAH ke atas hidup mereka hanyalah kebahagiaan. Ianya tanda betapa ALLAH kasih kepada mereka.  Dengan kesedaran itu, kita tahu kita tidak bersendirian, ALLAH sentiasa bersama  di setiap langkah.

Sedarlah teman, ketenangan dan kebahagiaan itu bukan hanya wujud di penghujung jalan, tetapi ada di sepanjang jalan. Perjalanan hidup mu adalah tanggungjawabmu. Change your perspective…you’ll be amazed on the speed your life changes. Life is a journey ~ enjoy it to the fullest while it last.



Thursday, May 31, 2012

Semuanya Salah Aku!!!


 Allah telah memilih kita sebagai khalifahNya di muka bumi ini. Allah mengurniakan kita kelebihan untuk membuat pilihan. Walaupun segala yang terjadi adalah qada dan qadar…tetapi ALLAH masih membekalkan kita dengan akal untuk berfikir, kudrat untuk berusaha dan Al-Quran dan Rasullullah sebagai panduan, dan paling utama doa sebagai penghubung kepada ALLAH. Ketetapan ALLAH kerap kali  membuatkan kita merasa berkuasa ke atas hidup kita. Sedangkan ianya selari dengan kehendak ALLAH maka ALLAH mengizinkan ianya terjadi di dalam hidup kita.

Kita tidak tahu akan takdir kita akan tetapi jika hanya menyalahkan takdir bila sesuatu yang tidak diingini berlaku tanpa melihat pada diri sendiri ianya hanyalah satu cara untuk lari dari tanggungjawab dan merendahkan nilai diri manusia itu sendiri. Mereka yang berani bertanggungjawab terhadap apa yang terjadi kepada diri mereka adalah mereka yang akan lebih berjaya didalam hidup dan insyaallah di akhirat kerana tidak semestinya berjaya didunia akan disusuli diakhirat.

Jadi bila kita sedang melalui kecelakaan di dalam kehidupan ini ingatlah teman. Mungkinkah ianya??

Balasan Allah…kebanyakan kejadian yang berlaku didalam hidup adalah hasil dari perbuatan diri sendiri. Mungkin kita telah membuat kerosakan dimuka bumi ini. Kita percaya Allah sebagai tuhan tetapi tidak percaya yang Allah itu maha adil. Jika kita melakukan kejahatan atau kerosakan dimuka bumi ini, adakah kita tidak akan dibalas atau dihukum diatas perbuatan kita itu sendiri? Oleh kerana Allah sayang kepada kita maka dibalasnya didunia ini agar kita kembali kepangkal jalan

Dugaan Allah…Jika kita seorang anak yang mithali, isteri yang mithali dan hambaNya yang solehah, iaitu kita yakin kita tidak berbuat "kerosakan" dimuka bumi ini maka inilah yang dikatakan dugaan buat mereka yang beriman. Nikmat ALLAH bukan hanya dalam kebahagiaan malah di dalam kedukaan juga. Gagal di dalam kehidupan memberi panduan kepada kita dalam melaksanakan tugas sebagai khalifah ALLAH. Ianya akan memberi perspektif kehidupan yang lebih jelas.

Allah ingin memberikan kita apa yang kita ingini…Mungkin kita berdoa mahukan sesuatu dan Allah ingin memakbulkan apa yang kita mahukan itu, akan tetapi jalan yang terpaksa kita tempuh adalah dengan mengalami peristiwa yang tidak diingini tersebut supaya kita layak menerima rahmatNYA.Dengan persiapan itu, barulah kita akan lebih menghargai impian itu kelak. Barulah kita layak menerima apa yang kita impikan itu.

Acap kali diri ini mengutarakan soalan? Apa tujuan kehidupan ini? Adakah kehidupan ini sekadar belajar, bekerja, mencari rezeki dan menghabiskan masa bersama keluargaku? Andai benar aku khalifah ALLAH, apakah tugasku?

Kini ku mengerti…Lelaki mahupun wanita, ALLAH telah menetapkan fitrah kita. Kita mungkin tidak mengetahui apa yang kita inginkan…tetapi dengan mudah kita boleh memastikan apa yang kita tidak inginkan. Sedar atau tidak, ada perkara yang impikan untuk laksanakan di dalam hidup ini…ianya mungkin tidaklah sehebat mana, mungkin tidak ramai yang akan mendapat manfaat darinya…mungkin ianya tidak mengubah percaturan dunia, tetapi ianya tetap impian kita. Yang pasti impian itu selari dengan fitrah penciptaan kita.

Berusahalah mengenalpasti impian itu dan fitrah penciptaanmu, insha Allah kita akan menyedari tugas kita sebagai khalifah di muka bumi ini, seterusnya segala persoalan di dalam kehidupan akan terjawab dengan sendirinya.

Berusahalah dengan lebih kuat lagi untuk menebalkan iman dan mendekatkan diri dengan lebih rapat lagi kepada Allah, selangkah kita menghampiriNya maka sepuluh langkah Allah akan mendatangi kita. Ingatlah keredhaan ALLAH haruslah dicari bukan dinanti.

Nukilan ini hasil perkongsian and inspirasi dari: http://syurgadidunia.blogspot.com/2010




~ XoXXoO ~

Tuesday, May 8, 2012

Mode : Status Quo (¯`*•.¸♥♥¸.•*´¯)


My life sucks and I’m lovin it (✿◠‿◠)

Impressive how my view of life has changed…kalu dulu aku merasakn aku sudah tidak mampu meneruskan kehidupan ini and all hopes seems lost. Tapi kini aku makin menyedari kekuatan dan kemampuan diri sendiri…perjuangan, jalan and tujuanku semakin jelas…and its just steps away. 

Selama ini ku sangka keputusan di dalam hidup hanyalah YES or NO…rupanya ada kalanya bila kita belum mencapai kepastian mutlak of either YA atau TIDAK maka taking time and keeping it at status quo would be the BEST decision ~ at least for me ~ at least for now ✿Ü“

But we need to understand that tiada apa yang pasti di dalam status quo. Kita tidak boleh menggenggam sesuatu itu terlalu kuat…coz u’ll never know when you might just decide. Have no expectation in status quo. Plans and goals are EXTREMELY short-term…be it 3 months @ 6 months @ a year. 

But that doesn’t mean you shouldn’t plan your life…For me having no plan = having no purpose = Lost the hope and will to live. I love planning…So and I need plans ~ though it changes substantially, I’m cool with that coz plans are means for me to achieve my goals a.k.a purpose of life. 

So nowadays my status quo plans fit perfectly into my life plan. I hate not being in control of my life and my mind. But I guess not having full control over your life lighten the burden and allows be to be crazy ~ but only as much as I wanna be…at least it gives the opportunity to the mind and soul to take a break after 30 years of working…

Status quo is good. It gives you time to retreat and figure out the important stuffs in life. You’ll be amazed how brilliantly your life changes thanks to status quo… The quote that if ALLAH has yet to answer your prayers meaning HE’s planning something better for you ~ GUESS WHAT…mine is STATUS QUO

I just wanna say, THANK YOU ALLAH ¨`*•.¸â„’ℴνℯ¸.•*´¨`*•.ℒℴνℯ¨`*•.¸â„’ℴνℯ
♥‿♥  For the hell you put me through
♥‿♥  For the blessings in disguise
♥‿♥  For showing who and what mattered in my life
♥‿♥  For letting me hit rock bottom
♥‿♥  For giving me the strength to come back swinging at life
♥‿♥  For never giving up on me
♥‿♥  For never leaving me
♥‿♥  For being with me all the way
♥‿♥  For giving me the BEST of everything I NEED in life
♥‿♥  For letting me write my life story 
♥‿♥  For giving me a chance to GIVE BACK 


~ xOOXoxo~

Friday, April 20, 2012

See with you heart ♥♥

I came across this and every line I read felt soooo true...so had to share wif de world =))...

Seseorang yang sentiasa bergurau senda di hadapanmu,
    Ketahuilah dialah seorang pemurung tatkala sendirian

Seseorang yang sentiasa menyuntik kata-kata semangat dan perangsang kepadamu,
    Ketahuilah tatkala itu dia sedang menyulam hatinya yang retak seribu.

Seseorang yang sentiasa kelihatan kuat di hadapanmu,
    Ketahuilah dialah yang sentiasa mengadu lemah di hadapan Tuhannya.

Seseorang yang ketawanya menceriakan harimu,
    Ketahuilah tatkala itu dia sedang membalut duka di dadanya.

Seseorang yang sering memberi hadiah kepadamu,
    Ketahuilah dialah insan yang tidak pernah mendapatkannya.



~ XoXXOo~

Monday, March 26, 2012

Aku terima nikahnya...


"Aku terima nikahnya si fulanah binti si fulan dengan mas kahwinnya RM...."

Itu adalah tersurat. Apa yang tersirat? Yang tersirat ialah:

"Aku tanggung dosa-dosa si fulanah ini dari ibu bapanya, apa saja dosa yang dia buat, aku tanggung dan bukan lagi ibu bapanya tanggung dan aku tanggung dosa bakal anak-anak aku. Akulah orang yang bertanggung jawab dalam memberinya nafkah zahir dan batin, memberinya ilmu dunia Akhirat dan juga bertanggung jawab memegang tanganya bersama-sama berlari bertemu-Mu Tuhan. Aku juga sedar, sekiranya aku gagal dan aku lepas tangan dalam menunaikan tanggung jawab, maka aku fasik, suami yang dayus dan aku tahu bahawa nerakalah tempatku akhirnya dan malaikat Malik akan melibas aku hingga pecah hancur badanku. Akad nikah ini bukan sahaja perjanjian aku dengan si isteri dan si ibu bapa isteri, tetapi ini adalah perjanjian terus kepada Tuhan."

Petikan dari I luv Islam : Dosa dalam Perkahwinan

Berat bukan tanggungjawab seorang suami? 

Bermula dari detik itu - wahai gadis, kau bukan lagi anak, adik mahupun kakak semata…tugas utamamu adalah menjadi seorang isteri. Hanya selepas itu kau adalah anak, adik mahupun kakak. Menjaga keperluan suamimu, menghormatinya, menjaga maruah suamimu dan dirimu adalah keutamaanmu…Sebagai isteri kau juga harus bijak mendidik dan membantu suamimu dalam menjadi pemimpin dan khalifah dibumi ini.

Islam mengingatkan para isteri, keredhaan ALLAH terletak pada keredhaan suaminya…pun begitu untuk memikul tanggungjawab akur dan menghormati suami itu bukanlah perkara yang mudah. Yet, nothing is impossible ~ selagi kita masih berusaha untuk mempelajari, semestinya ALLAH akan membuka ruang untuk kita belajar, semestinya ALLAH akan membimbing dan beri pengajaran pada kita.

There is no single way of making a marriage work? Yet, ALLAH has given us the guides…so it is up to you to make it happen. ALLAH telah ketemukanmu dengan jodohmu…now it is up to you untuk kekalkanya hingga ke syurga ~ Insha ALLAH ©©

Dalam menunaikan tanggungjawabmu, janganlah pertikaikan sejauh mana pasanganmu menunaikan tanggungjawab mereka. Ingatlah, bila kita dibangkitkan di akhirat kelak ~ ALLAH akan hanya mempersoalkan sejauh mana telah kita melaksanakan tanggungjawab kita, bukan sebaliknya.

Apa yang mengukuhkan perkahwinan itu adalah cinta dan kasih sayang diulit dengan rasa tanggungjawab…cinta akan melahirkan kejujuran dan kepercayaan antara pasangan…ia akan memudahkan kamu menjalankan tugas dan tanggungjawabmu ke atas pasangan dan keluargamu…

Pun begitu, mengertilah wahai manusia, janganlah mencintai manusia lebih dari Penciptamu…Hanya bila kau mencintai Penciptamu melebihi segala yang kau miliki, maka kau akan mengerti makna CINTA dan dikala itu kebahagiaan akan berlari mengejarmu dan bukan sebaliknya...

Bila cinta kepada Penciptamu melebihi cintamu ke atas segala yang lain, melaksanakan tanggungjawabmu, memafkan pasanganmu, menyayangi pasanganmu, merasa cukup dan menerima pasanganmu seadanya akan menjadi amat mudah untuk kau laksanakan.

Bila cinta kepada Penciptamu melebihi cintamu ke atas segala yang lain, segala persoalan yang kau punyai tentang hidup akan terjawab, segala kekeliruan dan kesalan dalam hidup akan hilang, kau akan menemui matlamat hidupmu dan kau akan temui ketenangan ~ yang menjadi rahsia awet muda, ubat segala penyakit dan rahsia hidup bahagia =))

Kini ku mengerti bagaimana perkahwinan akan melengkapkan iman seseorang…Pun begitu, everyone will have their own journey and challenges to overcome. Pun begitu, this is just the beginning of my journey. Either way, you will walk away with lessons beyond your imagination…Masha ALLAH

~ XXoXOO ~

Friday, February 24, 2012

:: LoVe ::

How do you know it’s the right love for you? How do you know which love to fight for? When do you let go? OR Do you never let go? All these are the questions I have, which I am still searching for the answers…

I do not need Mr Right or THE perfect one…

All I need is someone who will FIGHT for me…Someone who will NEVER give up on me, though I gave up on him...it doesn’t matter if he needs to take TIME-OFF to figure out stuff…HELL I take time off to figure out life…So isn’t it the RIGHT thing for me to FIGHT for my LOVE…never to give up on him, though he gave up on me…wait for him when he’s AWAY from me…

If I can’t love someone at his WORST then I definitely do not deserve his BEST…Loving him is about doing what is BEST for him…though it means letting go, distanced off, moving on…coz that’s also my way of saying I LOVE U. 

But that doesn’t mean I should be a FOOL in love. Is someone is stuck in your heart, perhaps they’re meant to…use the bitterness to make u a BETTER person…juz coz he hurts you, Don’t HURT the world. HATE is never you…so why start now. 

Love is like diamond in making…it need cuts, polishing, intensity, heat and cold to be valuable and priceless…Perhaps my PUREST LOVE is only for ALLAH…There is no secret between us... HE knows everything about me, HE knows what is best for me, HE never leaves me ~ though I forget him, HE attends to me when I call for him ~ though I IGNORE his calls…HE knows my DARKEST secret, yet HE never JUDGE me and forgives me EVERYTIME…HE thought me all the LESSONS I needed to be the person I am today and still GUIDING to make me the person I am MEANT to be…and best of all, HE never GAVE UP on me...(Kenapa aku CINTAkan ALLAH)

So if ALLAH is my PUREST LOVE, what about the rest?? My family, friends and all those REMARKABLE people who have touched my life one way or another…

These are my TRUE LOVE…coz for them I will FIGHT the world, for them I will bear the PAIN, and by my LOVE to ALLAH, Insha Allah I shall never LEAVE them unless HE calls for me...So to all my TRUE LOVE out there, this message is for you...

(",) ~ XXoXXoOO

Thursday, January 26, 2012

Pencarianku...

Hidup nie memang pelik…bilamana
  • Apabila kita miliki segalanye masih terasa sangat miskin…
  • Walaupun dikelilingi ramai orang masih terasa kesunyian…
  • Mengecapi kejayaan demi kejayaan tetapi rasa amat gagal dalam kehidupan

Kau terjaga ditengah malam menyedari bantalmu basah ~ bukan kerana kencing malam ~ tapi kerana linangan airmata…sub-consciously your mind is saying, something is wrong…kala itu kau sedar betapa kerdilnye dirimu disisi Allah…betapa kau memerlukan panduan and bimbinganNye mencari tujuan kau diciptakan dimuka bumi ini…

Listen to me!!! It’s never too late to START… its ok to repeat the cycle over and over again…and so strange bilamana aku melihat teman2ku di mukabuku juga dalam pencarian yang sama…At least you have taken the first step…tak kisahlah sekecil mana langkahmu, yang penting janganlah berhenti melangkah sampai kau temui apa yang kau cari…

:: Ingatlah teman ::
  • Bila Allah cepat makbulkan doamu, Maka Dia menyayangimu
  • Bila Allah lambat makbulkan doamu, Maka Dia ingin mengujimu
  • Bila Allah tidak makbulkan doamu, Maka Dia merancang sesuatu yang lebih baik untukmu
“Oleh itu sentisalah bersangka baik pada Allah dalam apa jua keadaan pun…kerana kasih sayang Allah mendahului kemurkaanNya”




Sunday, January 22, 2012

Aku sorang aje ke?

Mengapa ada kalanye hidup nie rasa bosan dan tiada kemajuan? Aku rasa hidup ini stagnent aje...nothing interesting is happening in life...lama juga aku alami perasaan nie, since habis degree dulu...banyak benda aku cuba takde perubahan juga...mulanye aku sangkakan hanya aku aje kot...but in the recent years, aku temui ramai yang mengalami situasi yang sama macam aku? So what should we do?

Is this a cycle of life? Adakah semua orang akan mengalaminye? So what do you about it? If you leave it there, will it go away? Well I left it there for years and all I got is a big ball of messy life…sentiasa ku rasakan ada benda yang tidak ku selesaikan dalam hidup nie…and the pile is getting bigger and bigger…I feel I am just a small fish in a big ocean? Where should I go and what should I do???

Thanks to a friend who told me straight to my face... “ if you hate how you’re living ur life, do something about it? Be the change you want to see…no point complaining about it…It changes nothing!!!” Maka mulanye perjalanan mencari what do I want in life…

Banyak juga perkara yang aku discover…about myself, about people and about what matters in life…priority di dalam hidup setiap orang berbeza…its ok kalau your’s is home deco and mine is cooking…that’s coz our passion n interest is different…yang penting being able to respect and understand each other…

Sedar tak sedar 30 tahun sudah berlalu…walaupun ku merasakan banyak benda lagi yang aku belum buat…tetapi banyak juga benda yang telah aku kecapi…Cuma hidup aku nie rasanye when I have accomplish something, I will move to the next level ~ where the goal and journey will be entirely different but meaningful indeed.

Jadi to all those SEEKERS out there…don’t stop believing in yourself…ur not alone and there’s…most importantly not sure about you guys but for me is NEVER leave things UNDONE…tak kisahlah dari tukar bateri jam tangan yang tertangguh sejak 3 tahun lalu to finishing up a craft project which I started 2 years ago…and visiting my friend which I have been postponing for the last 2 years…

2012 nie insha allah aku nak clear up the pending things in my life…from every aspect of life…what ever need to be done I wanna do it…and one if the biggest move in my life is to finish my MBA (finally) been postponing this for the past 6 years…this I gotta do

Walaupun aku merasakan I will never be able to hilangkan this feeling ever, but at least yang penting I am moving forward in life with it. Aku punya strong support system (my family n frenz) yang membantu aku menjawab soalan2 penting dalam hidup ku dan menyokong the changes I want to do in my life…in which aku sangat2 bersyukur for…

Perhaps life is not about what you achieve, how you achieve and when you achieve it…coz eventually as you grow older it will become one of things you did in life…perhaps its the whole journey which will make me feel the fullness of life…and for me to confirm that feeling ~ I will have live my life first ^^


XoXXoX
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...